Mari Pulang

Dalam perjalanan kali ini, ada saja kejadian sederhana yang ditemui. Pulang pergi naik kereta api, asyiknya… Meski liburan cukup panjang, gerbongnya tidak terlalu penuh. Saat pulang, kursi tepat di depan kami ternyata kosong. Sampai di stasiun pertama, masih kosong. Enaknya sih diputar, bisa untuk meluruskan kaki. Lumayan, 15 jam. Tapi,

Nggak usah diputar ya, bukan hak kita.

katanya. Thanks.

Bagaimana dengan hak mereka di sana?

3 comments so far

  1. indz on

    Wah harusnya bilang gini aja nov:
    “daripada mubazir ga ada yang make bo..”
    Hehehe.. Yeah you know i’m always kidding😛

  2. novi on

    ternyata, di stasiun selanjutnya, ada yg pake kok indz, hehehe
    yeah, i know you😛

  3. smartsholeha on

    hmm… betul kalo naek kereta kosong, salah satu godaannya ya pake tempat duduk kosong yang bukan hak kita untuk kita. cerita singkat yg keren, oya jadi terinspirasi mpi…\

    jadi inget, hmm… ternyata masih suka menggunakan hak orang untuk kepentingan pribadi… oooowww…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: