Tasikku, Tasikmu

Alhamdulillah, setelah hampir 2,5 bulan ga pulang, akhirnya aku diberi kesempatan untuk menginjakkan kaki di kota Tasik tercinta. Yup, tentunya dengan niatan utama : menunaikan salah satu bentuk birrul walidain (aamiin). Pas masuk perbatasan kota Tasik, rasanya gimana gitu… bahagia, terharu, seneng… hehehe.

Ternyata di sini juga lagi musim kampanye Pilkada. Pemilu di Kota Santri, kudu jadi conto demokrasi. Itu salah satu kalimat yang aku baca. Tasik, kota santri . Sebuah predikat yang harus bisa dipertanggungjawabkan. Berat sih, tapi insyAllah bisa. Saat melalui jalan-jalan itu, aku lihat makin banyak proyek pembangunan di sana-sini. Jalan lingkar kota, pusat-pusat perbelanjaan,… Sebaliknya, sawah-sawah hijau makin berkurang. Itu konsekuensi.

Aku sangat berharap kehidupan di kota ini lebih bergairah. Yup, untuk mengurangi angka urbanisasi, pengangguran, kemiskinan, kejahatan, dan kemacetan di kota-kota besar kayak Bandung dan Jakarta, perekonomian di daerah memang harus tangguh. Kalo nggak, ya orang2nya kabur deh (kayak aku, hehehe…).

Tau kain bordir kan? itulah salah satu andalan Tasikmalaya. Sekarang malah udah terkenal yg namanya bordir komputer. Jadi, mesin bordirnya bisa jalan otomatis ngikutin pola yang udah didesain pake komputer. Hasilnya lebih rapi dan halus. Kalo dari segi pariwisatanya, salah satu yang marak akhir-akhir ini adalah Kolam Pemancingan. Yup, di Tasik memang banyak banget kolam ikan air tawar.

Kreativitas dan kerja keras. Itulah yang diperlukan untuk membangun kota ini sehingga bisa bertahan dengan segala potensi kebaikan yang dimilikinya. Aamiin.

9 comments so far

  1. irma on

    hmm….yuk! urang sami2 ngamumule budaya tasik…

  2. dian indah savitri on

    noviiiiiiiiiii….
    abi oge meni kangen teh ke tasik…
    sami tos aya 3 bulan lebih teu ningali tasik yueh..
    kangen bgt….
    duh..kemana pun kita berpijak tetep tasik rumah kita :)….

  3. gandhi anwar on

    Aku sangat berharap kehidupan di kota ini lebih bergairah. Yup, untuk mengurangi angka urbanisasi, pengangguran, kemiskinan, kejahatan, dan kemacetan di kota-kota besar kayak Bandung dan Jakarta, perekonomian di daerah memang harus tangguh.

    ~ asal jangan sampe pindah aja ke tasik ya macet, kejahatan dll nya..🙂

    gut posting!

  4. inoex135 on

    lebih keren probolinggo deh keknya hehehe…

    hem.. sebagus itukah kota tasik?? masak sih?

  5. inoex135 on

    jadi kepikiran…

    gimana kalo novi ngajak kita2 ke tasik? jadi rekreasi …. hehehe

    ada yang mo ikut??

  6. kceydloaz on

    nop, konsekuensi dari perkembangan kot atsik adalah hilangnya sawah2 dan sebagainya nu hararejo. karena standard kemajuan sebuah kota biasanya mengikuti ibukota negaranya. saat di tasik sudah mulai banyak gedung2 pabrik berpolusi, pembangunan jalan layang, maka mungkin bisa arus urbanisasi akan berkurang…

    (analisis yang aneh)
    tapi, tentunya penduduk tasik sangat dharapkan untuk bangga akan kemampuan alamiah kotanya. seperti bordil (ah, jadi kaingetan rumah bordil…bcanda)

  7. taufik on

    hoyong ka tasik deui, saur saha janten kota santri?..ari garut kumaha?

  8. novi on

    @inoex135 :
    setiap orang pasti bilang : “kotaku yang paling keren”
    rekreasi ke tasik? katanya ga keren.

    @kceyloadz :
    si mbak ini,,, hobinya becanda. hehehe…

    @k’taufik :
    wah, piraku teu terang ? ti kapungkur, tasik tos janten kota santri. istilahna, di unggal belokan aya pasantren.
    garut? hmm… garut kota dodol🙂

  9. iman on

    kota tasik ku yang tercinta….terindah…resik pokokna mah he he he he https://ceritanovi.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: