Kejutan di Pagi Hari
Kemarin pagi, aku dikasih kejutan yang bener2 mengejutkan. Aku dinobatkan sebagai calon korban pencopetan di Kopaja 19! Modus operandinya gini :
Pelaku yang berpakaian rapi ikut berdesak-desakan saat penumpang bersiap-siap akan turun. Mengalihkan perhatian korban dengan berpura-pura membersihkan bagian belakang baju korban, “mbak, mbak itu kotor bajunya.” sambil narik-narik baju (Nyebelin!). Saat korban lengah, komplotannya berusaha membuka resleting tas korban (saat itu korban belum menyadarinya). Saat korban akan turun, suasananya cukup kacau dan memang terasa ada yang menarik tasnya. Dan akhirnya…
Alhamdulillah aku bisa turun dengan selamat dan baru nyadar dgn kejadian aneh itu setelah diberi tahu seorang mbak, “itu pencopet td mbak, liat tasnya dah kebuka kan?ada yang ilang ga?”
Bener aja, setengah resleting tasku dah kebuka dan tempat pensilnya nongol keluar. Setelah dicek, alhamdulillah ga ada yang ilang.
Kakiku lemes, deg-degan, takut, sebel…
Itu paginya, tapi sorenya pas perjalanan pulang tiba-tiba jadi sedih dan pengen nangis.
Apakah ga ada cara lain yg lebih baik untuk bertahan hidup?
Memang kehidupan semakin sulit, tapi mengapa harus berpikiran sebegitu sempitnya?
Semoga dunia makin ramah dan nyaman, hingga setiap penghuninya dapat melakukan perjalanan dengan indah menuju tujuan akhir yang abadi.
Jadi keinget kata-kata favorit ratih :”semua pasti ada hikmahnya…“
Lebih hati-hati ya…
Comments(19)