Berhenti sejenak

Rutinitas, kesibukan, dkk kadang membawa kehampaan dan membuatku bertanya: “he, lagi ngapain sih aku ini?” Sangat mungkin, aku telah mengalami disorientasi (halah), menjadikan sarana-sarana yang ada sebagai tujuan akhir, jadinya lupa: sebenarnya aku mau ke mana.

Kemarin, aku memilih untuk berhenti sejenak sembari melakukan hal-hal di luar rutinitas. Mengevaluasi dan memastikan bahwa jalan yang kutempuh tidak salah. Merenung dalam perjalanan antarkota (kembali belajar tentang hakikat hidup), menemani adik mengerjakan PR-nya, dan tentu saja berbagi cerita dengan mereka yang telah beberapa waktu tidak kutemui.

Sepintas, memang seperti lari dari kenyataan. Semoga saja bukan pembenaran. Seharusnya, hari ini ada niat yang lebih baik untuk memulai kembali. Bismillahirrahmaanirrahiim. Semangat kawan!

Ada sebungkus rokok di tasku

Iya, di tasku ada sebungkus rokok *-M*ld lengkap dengan koreknya. Segitu stressnya kah aku sampe punya kebiasaan aneh: jadi seorang perokok? Tenang… aku bukan orang yang suka mencari-cari pembenaran utk diijinkan merokok dengan alasan: “ah, saya kan lagi banyak pikiran, wajar donk kalo saya merokok..” ato beribu-ribu alasan lainnya yang tidak akan pernah(mau) kumengerti. Terus, dari mana rokok itu berasal? Hehehe, sebenernya rokok itu hasil razia yang aku lakukan waktu ketemu dengan salah seorang sodaraku.
“Mas, aku ambil ya rokoknya.”
“Mo diapain?”
“Dibuang.”
“Ambil aja, itu juga dikasih orang.”

Untung sodaraku yang satu ini bukan perokok tulen. Entah gimana ceritanya kalo kondisinya berbeda.

Terimakasih, Guruku!

Satu file foto bisa bercerita tentang banyak kenangan. Tawa, canda, kejutan, tangis, penghormatan, pengorbanan, pengertian dan harapan.

Satu syair lagu bisa menghadirkan banyak wajah yang telah berjasa mengantarkanku sampai di titik ini, dan mungkin sampai pada titik-titik di masa depan.

pagiku cerahku matahari bersinar
kugendong tas merahku di pundak
slamat pagi semua
kunantikan dirimu di depan kelasmu menantikan kami
guruku tersayang guru tercinta
tanpamu apa jadinya aku
tak bisa baca tulis mengerti banyak hal
guruku terimakasihku
nyatanya diriku kadang buatmu marah
namun segala maaf kau berikan

AFI Junior, Terimakasih Guruku!

Titipkan cita-citamu

seseorang berpesan: “titipkan cita-citamu”
dititipkan ke siapa?
kepada seorang yg kau percaya bisa meluruskanmu saat kau ingin berbelok.

istimewakah ia?
kemungkinan besar, iya.

sulit.
hanya tidak ingin melihatnya menangis saat aku terpaksa menyampaikan: “aku gagal”. ya, aku tahu: proses lebih penting dibandingkan hasil, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.
tapi tetap saja sakit, dan aku pernah merasakannya. lebih sakit.

karenanya, untuk saat ini, biarkan aku menitipkannya hanya kepada Sang Pemilik Masa Depan.

Khadijah, The True Love Story of Muhammad

Akhirnya kesampean juga beli plus baca buku ini. Buat yang pengen tau buku macam apa ini, ato masih ragu pengen baca ato nggak, ini kilasannya… semoga membantu :)

Kalo dilihat dari judul dan warna covernya yang pink banget, mungkin akan banyak yang mengira isinya adalah kisah cinta romantis antara Rasulullah dengan Siti Khadijjah. Sebenarnya, membaca buku ini seperti membaca kembali sirah nabawiyah dalam gaya tulisan yang berbeda. Kalo biasanya, sirah dimulai dari kelahiran Rasul sampai wafatnya sedangkan buku ini bercerita dimulai dari asal usul Siti Khadijah, sampai beliau wafat. Alurnya maju mundur, dan cukup sering membuat pengulangan di beberapa penggalan kisah untuk memberi penekanan di sana.

Dalam setiap bab, penulis biasanya menyertakan syair-syair yang dibuat oleh para shahabat, pembesar quraisy, paman Rasulullah (Abu Thalib), dsb. Kisah yang murni tentang Khadijah ga terlalu banyak, kecuali di bab awal dan bab terakhir yang isinya memang 100% bercerita tentang kisah hidup dan keistimewaan beliau. Tapi bagi saya, itu sudah cukup membuat malu dan… apa ya? intinya, beliau keren banget deh! ^_^

Mungkin selama ini, kita (saya lebih tepatnya) sering merasa bahwa kehidupan Rasulullah, Siti Khadijah dan para shahabat sangat melangit. Terlalu ideal, jauh dari permasalahan kekinian, dan lain sebagainya. Membaca buku ini, saya jadi tau: “ooo, ternyata Siti Khadijah pernah resah karena belum juga dikarunai seorang putra, Fatimah dan Ali pernah berantem lalu didamaikan oleh Rasul…” Ya, bumbu-bumbu kehidupan itu tidak menjadikan mereka lemah dan berlama-lama berada di sana, namun sebaliknya membuat mereka semakin kuat untuk memperjuangkan kebenaran Islam. Subhanallah…

Kuis Akhir Tahun

Beberapa hari ini kepikiran untuk nanya ke orang-orang dekat: temen, ibu, bapak, adek, teteh. Apa yang disukai dan tidak disukai dari seorang novi? Ya, itu kuis akhir tahunnya.

Udah berhasil mengumpulkan beberapa jawaban. Lucu-lucu :) ada yang bilang, aku lelet, kadang ngaret, terlalu baik dan rendah hati (baca: ada kata terlalu-nya lho…), keukeuh (kalo udah bilang nggak, ya nggak. susah diiming-imingi), pengertian, suka bantu orang, blognya bagus, ga pernah keliatan pundung, suka ikut-ikutan ngomong: “oh yeaaah…” (ternyata tidak disukai oleh pelopor jargon ini), dan lain-lain. Ada juga jawaban yang bertentangan. Ada yang bilang aku rame, cerewet, tapi ada juga yang bilang aku terlalu pendiam, susah diajak ngomong.

Ini jawaban dari Bapak : “yang disuka banyak, yang ga disuka bandelnya” Hiks, segitu bandelnya kah aku di mata Bapak?

Semua jawaban di atas bisa membantuku menilai diri bagaimana sebenarnya aku di mata mereka. Semoga bisa lebih baik… Tapi tetap, yang paling penting adalah bagaimana aku di hadapan-Nya. Itu harus di atas segalanya nov…

Berita Pagi

Pagi-pagi dikagetkan oleh berita ini. Alhamdulillah, kecamatan tempat keluargaku ga kena. Tapi tetep aja sedih :( Hmm, Wonogiri… Kota kecil yang telah mendidik penduduknya untuk terbiasa hidup dalam kekeringan. Ya, karena mereka yakin bahwa selalu ada harapan di setiap jengkal bumiNya. Tapi sebagian dari mereka juga yakin, bahwa harapan itu harus dikejar ke tanah yang lain. Dari tahun ke tahun, setiap aku pulang ke kota ini, selalu saja ada berita tentang tetangga atau saudara yang pergi merantau. Dan biasanya yang tetap bertahan tinggal di kota ini adalah para generasi tua.

Hanya doa yang bisa kuberikan, semoga ujian di akhir tahun ini dapat menguatkan ssaudara-saudaraku di sana.

« Previous PageNext Page »